Jumat, 21 Juni 2013

Last memory

Bagiku tak ada hari kemarin dan detik lalu. hanya ada hari ini dan detik ini....

Ragam budaya yang begitu nyata dan kental tertuang dalam sebuah imajinasi. Imajinasi akan keindahan yang akan didapati saat kita tengah memerlukannya. Aku pernah berfikir untuk apa aku ada disini, untuk apa keluarga ku ada untukku dan untuk apa mereka semua hadir dalam hidupku. Hal itu pun terjawab dikala sepi datang menyapa hariku, dikala kesedihan mendatangiku dan dikala masalah yang teramat berat harus aku alami sendiri, ini masalahku.. masalahku tentang waktu.

Pernah aku merasakan kehilangan yang teramat mendalam saat aku harus kehilangan ayah, sosok manusia yang teramat kusayangi. Aku menyayanginya, dalam setiap hariku kini tak akan pernah ada sosok yang dapat menggantikan ayah, ayah aku merindukanmu. merindukan tiap detik ceritamu tentang dirimu dulu, tentang kegagahanmu mengalahkan pahitnya medan kehidupan. Aku bangga dan menyayangimu ayah. akan kutuliskan kisahmu untukku...


Sejak kepindahan rumah kami beberapa hari lalu, aku selalu megurung diri dikamar ku sepulang sekolah. Aku tinggal bersama mama ku dan kakak laki-laki ku, hanya kami bertiga yang menempati rumah tersebut, rumah diujung jalan dengan halaman yang cukup luas. sejak kepergian ayahku setahun lalu, aku jadi anak yang sangat pendiam, aku enggan bercengkrama bersama kakak ataupun mama, aku lebih banyak diam mendengarkan mereka bercerita, bagiku cerita mereka tidak menarik. tidak semenarik cerita ayah.

to be continued....

Kamis, 20 Juni 2013

Masa...

Kau..
Lintasan peristiwa dalam masa laluku
Kau.. 
Untaian cerita lalu ku
Kau..
Seseorang yang dapat membuatku menjadi AKU....

Ingat dikala kita bersama, bermain, tertawa semua tertuang dalam cerita
Semua indah dan begitu nyata, aku menemukan kehidupanku.. Disini..
DIDALAM MASA LALU MU...

Disinilah aku didalam masalalumu tertawa... bahagia... gembira
Disinilah aku didalam masalalumu menangis..memohon..meminta
Disinilah aku didalam masalalumu merasa..menuai asa..mencinta

Itu semua NYATA!

Kau sosok itu
Kau adalah Kau dan tak bisa menjadi DIA

Entah berapa banyak aku berbagi cerita tentangmu
Mengisahkan tentang kita kepada mereka
Bercerita bahwa kau amat lucu dan lugu
Seperti seutas senyum yang datang untuk menghiburku
Mengisi hariku... DULU....


Tak pernah habis untain kata, rentetan bahasa yang mengisahkan tentangmu
Perasaan ku mengalir kala aku bercerita tentangmu
Semua nyata dan tanpa rekayasa semata

Sangat banyak kisahmu dalam buku kehidupanku
banyak sekali.... hingga tak cukup muat halamanku untuk kisahmu..

Hari ini kurasa cukup untuk membuka dan melihat halaman yang telah terbaca
Esok hanya halaman yang belum terbaca yang akan kubuka...
Dan kisahmu kurasa telah cukup memakan banyak halaman dalam buku pertamaku ku
Kisah DIA yang nanti akan selamanya tertuang dalam setiap lembar halaman buku baru ku
Hingga menjadi jilid-jilid buku yang memenuhi rak-ku
Sampai Allah memanggilku untuk berhenti menulis buku-ku


Aku berdoa... dalam lirih dan sesak nafasku
Agar kau... tetap menjadi masa lalu dan tak akan pernah menjadi masa depanku....

Dia...
Doa ku selalu menyertaimu... agar kita bisa menggapai asa bersama

Allah akan menyatukan kita...

Dalam MASA DEPANKU......


Aamiin...